Featured Post

Featured

BRI Amuntai Dukung Pengajian Akbar dan Milad ke-50 Nurul Amin Alabio

AMUNTAI , borneonewstoday.com — BRI Branch Office (BO) Amuntai mendukung pelaksanaan Pengajian Akbar di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Alab...

BRI Amuntai Dukung Pengajian Akbar dan Milad ke-50 Nurul Amin Alabio

BRI Amuntai Dukung Pengajian Akbar dan Milad ke-50 Nurul Amin Alabio


AMUNTAI, borneonewstoday.com— BRI Branch Office (BO) Amuntai mendukung pelaksanaan Pengajian Akbar di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Alabio, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-50 Pondok Pesantren Nurul Amin Muhammadiyah Alabio serta Gerakan Perempuan Mengaji Aisyiyah se-Kalimantan Selatan.


Pengajian menghadirkan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dan Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 Wita itu diikuti jamaah dan masyarakat dari sejumlah wilayah.


Pimpinan Cabang BRI BO Amuntai Gunawan Wibisono turut hadir dalam kegiatan tersebut. Selain menghadiri pengajian, BRI BO Amuntai memberikan dukungan dana untuk membantu pelaksanaan kegiatan.


Dukungan tersebut merupakan bagian dari keterlibatan BRI dalam kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. BRI juga membuka stan yang menyediakan minuman dan makanan ringan secara gratis bagi jamaah selama kegiatan berlangsung.


Kehadiran layanan konsumsi tersebut mendapat sambutan dari peserta pengajian. Selain membantu memenuhi kebutuhan jamaah, stan BRI menjadi salah satu bentuk interaksi langsung antara perusahaan dan masyarakat di sela kegiatan.


Gunawan mengatakan keterlibatan BRI dalam kegiatan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan layanan perbankan. Menurut dia, hubungan dengan masyarakat juga dibangun melalui dukungan terhadap kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan yang memiliki manfaat bagi lingkungan sekitar.


Melalui dukungan terhadap Pengajian Akbar dan Milad ke-50 Nurul Amin Muhammadiyah Alabio, BRI BO Amuntai berharap hubungan dengan Pondok Pesantren Nurul Amin Muhammadiyah Alabio, Muhammadiyah, Aisyiyah, serta masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat terus berkembang.


Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan pendidikan.( Ril) 

Golkar Banjarmasin Lengkapi Struktur, dr. Aulia Ramadhan Supit Ditunjuk Jadi Sekretaris

Golkar Banjarmasin Lengkapi Struktur, dr. Aulia Ramadhan Supit Ditunjuk Jadi Sekretaris


BANJARMASIN, borneonewstoday.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Banjarmasin bergerak cepat mengisi kekosongan jabatan Sekretaris DPD setelah wafatnya almarhum H. Syarifuddin Ardasa. Melalui Rapat Pleno Diperluas yang digelar Sabtu (1/8/2026), partai resmi menetapkan dr. Aulia Ramadhan Supit sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin.


Penetapan tersebut menjadi langkah strategis untuk menjaga kesinambungan roda organisasi sekaligus memperkuat konsolidasi internal hingga tingkat kelurahan dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan.


Ketua DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin, H. Yuni Abdi Nur Sulaiman, mengatakan rapat pleno harus segera dilaksanakan karena sejumlah agenda organisasi tidak dapat ditunda.


"Karena waktunya sudah sangat mendesak, rapat pleno harus segera dilaksanakan. Apalagi ada SK yang harus ditandatangani oleh seluruh Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Kota Banjarmasin," ujarnya.


Pria yang akrab disapa Haji Iyun itu menjelaskan, pengisian jabatan sekretaris menjadi kebutuhan mendesak mengingat posisi tersebut memiliki peran penting dalam administrasi organisasi serta pelaksanaan berbagai program partai.


Menurutnya, dr. Aulia Ramadhan Supit merupakan sosok yang tepat mengemban amanah tersebut. Selain berprofesi sebagai dokter, dr. Rama juga memiliki pengalaman sebagai anggota legislatif dan dinilai mampu membangun komunikasi dengan berbagai kalangan.


"Menurut ulun, sosok dr. Rama yang paling pas. Selain sebagai seorang dokter, beliau juga pernah duduk di legislatif dan bisa bergaul dengan siapa saja, lintas generasi," katanya.


Usai melengkapi struktur kepengurusan, DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin akan segera menggelar Musyawarah Kelurahan (Muslur) sebagai bagian dari konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput.


Haji Iyun menargetkan seluruh tahapan organisasi dapat diselesaikan sepanjang Agustus 2026 sehingga kepengurusan baru sudah terbentuk secara utuh sebelum peringatan Hari Ulang Tahun Partai Golkar pada Oktober. (Red) 

Jaga Banua Tetap Harmonis, Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama

Jaga Banua Tetap Harmonis, Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama


Borneonewstoday.com- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya dalam memperkuat kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis melalui sinergi lintas sektoral sebagai fondasi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.


Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Adi Santoso, saat membuka Sarasehan dan Dialog Umat Beragama Provinsi Kalimantan Selatan di Ruang Rapat H. Maksid, Kompleks Perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu (29/7/2026).


Sekdaprov menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai ruang dialog untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis.


"Kami menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan sarasehan ini sebagai ruang dialog, bertukar gagasan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis," ujar Adi Santoso.


Ia mengatakan Kalimantan Selatan merupakan daerah yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial. Menurutnya, keberagaman tersebut telah menjadi identitas sekaligus kekuatan masyarakat Banua yang harus terus dijaga melalui semangat kebersamaan.


Lebih lanjut, tema sarasehan tahun ini, "Sinergi Lintas Sektoral: Memperkuat Komitmen Kebangsaan dan Harmoni Sosial demi Peningkatan Indeks Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kalimantan Selatan", dinilai sangat relevan karena kerukunan tidak dapat diwujudkan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing.


Untuk memperkaya pembahasan, kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni Dory Amanda Sari, S.Kom., M.M. yang memaparkan materi bertajuk "Sinergi Lintas Sektoral: Memperkuat Komitmen Kebangsaan dan Harmoni Sosial demi Peningkatan IKUB Kalsel, Analisis Data dan Peta Jalan Strategis 2025–2030", serta Dr. M. Arfi Hatim, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pembangunan Bidang Agama Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Agama RI, yang menyampaikan refleksi temuan Survei Kerukunan Umat Beragama Kalimantan Selatan periode 2021–2025.


Dalam sambutan tersebut dijelaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab menghadirkan kebijakan yang adil dan inklusif, tokoh agama menanamkan nilai-nilai toleransi, dunia pendidikan membentuk karakter generasi muda yang menghargai perbedaan, sementara aparat keamanan menjaga stabilitas agar kehidupan masyarakat tetap harmonis.


"Apabila setiap unsur berjalan sendiri-sendiri, maka hasil yang dicapai tentu tidak akan optimal. Sebaliknya, ketika seluruh elemen bergerak dalam satu visi, saling menguatkan, dan saling melengkapi, maka kerukunan akan menjadi kekuatan nyata yang mampu menopang pembangunan daerah secara berkelanjutan," kata Adi Santoso.


Sekdaprov juga berharap forum tersebut mampu menghasilkan berbagai rekomendasi yang implementatif, mulai dari penguatan koordinasi antarlembaga, peningkatan edukasi moderasi beragama, penguatan literasi digital masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi, hingga memperkuat deteksi dini terhadap potensi konflik sosial. Seluruh upaya tersebut, menurutnya, hanya akan berhasil apabila komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi terus dibangun secara berkelanjutan.


Sejalan dengan visi Kalimantan Selatan Bekerja (Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera), Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis sebagai modal utama mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.


"Kami meyakini bahwa keberagaman bukanlah tantangan yang harus dihindari, melainkan kekuatan yang harus dikelola melalui semangat persatuan, saling menghormati, saling menghargai, dan kerja sama yang erat. Mari jadikan forum ini sebagai momentum memperkuat sinergi lintas sektoral, karena menjaga kerukunan umat beragama merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara yang mencintai bangsa dan Banua," tutupnya.(Ril) 

Pemkab Kotabaru Studi Lapangan dan FGD TPA Sungup, Siapkan Langkah Mitigasi dan Bentuk Satgas Persampahan

Pemkab Kotabaru Studi Lapangan dan FGD TPA Sungup, Siapkan Langkah Mitigasi dan Bentuk Satgas Persampahan



KOTABARU
, borneonewstoday.com — Pemerintah Kabupaten Kotabaru memperkuat upaya mitigasi risiko pengelolaan sampah melalui kegiatan studi lapangan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sungup yang dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD), Kamis (16/7/2026).


Sebelum FGD berlangsung di Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sebelimbingan, seluruh peserta yang terdiri dari lintas SKPD dan pemangku kepentingan terlebih dahulu diajak meninjau langsung kondisi TPA Sungup. Peninjauan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait kondisi riil TPA, termasuk volume timbulan sampah, sistem pengelolaan, hingga kondisi sarana prasarana.


Kepala DLH Kotabaru, Hj. Melinda Ratna Agustina, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penanganan sampah di hilir, tetapi juga sebagai langkah mitigasi potensi bencana, termasuk risiko konflik sosial apabila kapasitas TPA telah terlampaui.


“Mitigasi bencana ini bukan hanya ketika terjadi kejadian di hilir, tetapi juga bagaimana kita mengantisipasi potensi konflik sosial jika TPA sudah penuh. Karena itu, perlu disiapkan satgas penanggulangan bencana persampahan,” ujarnya.


Ia menyebutkan, terdapat tiga potensi bencana utama di TPA, yakni kebakaran, pencemaran air, dan longsor timbunan sampah. Meskipun kondisi TPA Sungup saat ini masih terkendali dan terbatas dengan sistem sanitary landfill, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, terutama di tengah ancaman perubahan iklim dan peningkatan suhu global.


“Beberapa tahun terakhir TPA kita masih aman, tetapi kita tidak boleh lengah. Perubahan iklim dan suhu yang semakin panas harus kita antisipasi sejak dini,” jelasnya.


Sebagai langkah konkret, DLH bersama instansi terkait akan membentuk satuan tugas (satgas) yang melibatkan berbagai pihak, seperti Satpol PP, BPBD, hingga Diskominfo. Satgas ini akan bertugas menangani mitigasi risiko, mulai dari penyiapan titik sumber air, jalur evakuasi, hingga pengawasan aktivitas di area TPA.


Selain itu, penguatan pengelolaan sampah dari hulu juga menjadi perhatian utama. Menurut Melinda, kurangnya pemilahan sampah dari rumah tangga menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya beban TPA.


“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pengelolaan di hilir. Kalau dari rumah tidak ada pemilahan dan pengomposan, maka TPA akan cepat penuh,” tegasnya.


Ia mengungkapkan, kondisi TPA Sungup saat ini sudah mendekati kapasitas maksimal, dengan estimasi umur pakai tersisa sekitar satu tahun apabila tidak ada perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.


“Kalau tidak ada pemilahan, umur TPA kita hanya sekitar satu tahun lagi. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” katanya.


Dalam FGD tersebut juga dibahas berbagai permasalahan dan solusi pengelolaan sampah, termasuk keterbatasan fasilitas, kebutuhan teknologi, serta pembagian peran antar instansi. Hasil diskusi akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan yang selanjutnya disampaikan kepada pimpinan daerah.


Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotabaru, H. Minggu Basuki, menegaskan bahwa pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah.


“Kami berharap hasil FGD ini menjadi dasar kebijakan ke depan, sekaligus mendorong keterlibatan seluruh SKPD dan masyarakat. Kita semua yang hadir di sini juga harus menjadi agen perubahan dalam pengelolaan sampah, dimulai dari diri sendiri,” ujarnya saat menutup kegiatan.


Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemilahan dan pengolahan sampah dari sumbernya semakin meningkat, sehingga beban TPA dapat ditekan dan risiko bencana dapat diminimalisir.(Red) 

Pemkab Kotabaru Melalui Dispersip Gelar Sosialisasi Pelestarian Dokumen Kuno

Pemkab Kotabaru Melalui Dispersip Gelar Sosialisasi Pelestarian Dokumen Kuno


KOTABARU, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) menggelar Sosialisasi Pengolahan, Pengembangan dan Pengalihmediaan Naskah Kuno. Kegiatan berlangsung di Kantor Dispersip Kotabaru, pada Kamis (16/07/2026).


Kegiatan tersebut mengusung tema “Merawat Memori Banua: Sinergi Penyelamatan Warisan Literasi, Membuka Tabir Sejarah, Mengabadi di IKON Nasional”.


Sosialisasi ini merupakan kerja sama Dispersip Kotabaru dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap naskah kuno sebagai warisan budaya bangsa.


Kepala Dispersip Kotabaru, Muhammad Fuad Fahruddin, S.Ag., MM dalam membuka kegiatan tersebut menyampaikan, naskah kuno bukan hanya sekadar peninggalan masa lalu, melainkan sumber pengetahuan dan bukti perjalanan sejarah yang memiliki nilai penting bagi generasi masa kini maupun generasi yang akan datang.


“Sosialisasi ini untuk memberikan edukasi tentang pentingnya sebuah naskah-naskah terdahulu, karena naskah terdahulu adalah bagian dari alat untuk membentuk karakter manusia bangsa kita. Melalui naskah kita bisa belajar sejarah, nilai-nilai luhur, dan identitas bangsa kita,” ucapnya.


Menurutnya, bangsa yang hebat dan kuat adalah bangsa yang selalu menghargai warisan dan budaya.


“Naskah kuno harus kita budayakan dan kita lindungi sebagai kekayaan bangsa. Karena kita sadar, bahwasanya kemajuan itu pondasinya adalah sejarah. Jadi bangsa yang hebat, yang kuat itu selalu menghargai warisan-warisan yang sudah ditinggalkan orang-orang terdahulu,” jelasnya.


Sosialisasi ini peserta juga diberikan edukasi tentang pentingnya pelestarian naskah kuno, tata cara penyimpanan, perawatan yang benar, mekanisme pendataan, dan pendaftaraan serta peluang pemanfataan naskah kuno untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan.


Adapun narasumber pada kegiatan tersebut adalah Kepala Bidang Pengelolaan Koleksi Bahan Perpustakaan Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan, Emmy Ariani, ST, yang menyampaikan materi tentang Pendampingan Pemerintah dalam Pelestarian Naskah Kuno.


Melalui kegiatan ini, Pemkab Kotabaru berharap dapat membangun sinergi bersama masyarakat dan pemilik naskah kuno dalam upaya penyelamatan dan pelestarian warisan literasi daerah.( Red) 

Tingkatkan Infrastruktur Desa Tanjung Lalak  Selatan,Pemkab Kotabaru Resmi buka TMMD ke 129

Tingkatkan Infrastruktur Desa Tanjung Lalak Selatan,Pemkab Kotabaru Resmi buka TMMD ke 129



KOTABARU, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama Kodim 1004/Kotabaru resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 melalui upacara yang digelar dihalaman Kantor Bupati Kotabaru pada Rabu (15/7/2026).


Pembukaan TMMD yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis,S.Sos selaku Inspektur Upacara dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, Para Asisten dan Staf Ahli,kepala SKPD, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Mahasiswa yang mengikuti upacara.


Dalam rangkaian upacara, dilakukan penandatanganan dan penyerahan program TMMD Ke-129 dari Bupati Kotabaru kepada Komandan Kodim 1004/Kotabaru selaku Dansatgas TMMD, penyematan pita tanda peserta, serta penyerahan alat kerja kepada perwakilan peserta kegiatan.


Komandan Kodim 1004/Kotabaru sekaligus Dansatgas TMMD, Letkol Inf Muhammad Taufik Akbar, S.E., menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD Ke-129 berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan lokasi kegiatan di Desa Tanjung Lalak Selatan, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru.


Program tersebut melibatkan 60 personel yang terdiri dari anggota Kodim 1004/Kotabaru, personel Yonif TP 884, serta masyarakat setempat.


Adapun sasaran fisik yang akan dikerjakan meliputi pengerasan jalan sepanjang 815,40 meter dengan lebar 5 meter, rehabilitasi satu unit rumah warga, rehabilitasi satu unit mushola, pembangunan satu titik TNI Manunggal Air Bersih (TMAB), serta pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).


Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, rekrutmen TNI, kesehatan, dan bahaya narkoba.


Dalam amanatnya, Wakil Bupati Kotabaru menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada TNI, khususnya Kodim 1004/Kotabaru, atas komitmen dan dedikasi dalam membantu percepatan pembangunan daerah melalui program TMMD.


“Program TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui semangat gotong royong, kita bersama-sama membangun infrastruktur, meningkatkan kualitas lingkungan, serta memperkuat kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.


Menurutnya, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, persatuan, dan kepedulian terhadap kemajuan desa.


Ia berharap seluruh sasaran fisik maupun nonfisik yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik, tepat waktu, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.


Wakil Bupati juga mengajak pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan TMMD Ke-129 serta menjaga hasil pembangunan yang telah dilakukan.


“Manfaatkan momentum ini untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong, menjaga hasil pembangunan, serta bersama-sama menciptakan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” katanya.


Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati secara resmi membuka pelaksanaan TMMD Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1004/Kotabaru. Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama serta penyerahan bantuan bagi ibu hamil, balita, dan remaja putri yang difasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru.(Red) 

Pemkab. Kotabaru Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Apel Pasukan Kesiapsiagaan Satpol-PP dan Damkar Se-Kalsel

Pemkab. Kotabaru Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Apel Pasukan Kesiapsiagaan Satpol-PP dan Damkar Se-Kalsel



KOTABARU, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Apel Pasukan Kesiapsiagaan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Se-Kalimantan Selatan Tahun 2026. Apel berlangsung di Lapangan Gokart Pantai Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, pada Rabu (15/07/2026) siang.


Apel tersebut merupakan rangkaian dari Rapat Konsolidasi Penyelenggaraan Kerjasama Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Trantibumlinmas) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang berlangsung pada 15 sampai dengan 16 Juli 2026 di Pantai Gedambaan, Desa Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam.


Kegiatan ini diikuti oleh Kasatpol-PP dan Damkar se-Kalimantan Selatan, Sekretaris Daerah Kotabaru, serta seluruh personel Satpol-PP, Damkar se-Kalimantan Selatan dan Satlinmas Kotabaru. Apel bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana prasarana, serta memperkuat sinergi dalam menjaga ketertiban umum, ketentraman masyarakat, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.


Adapun yang bertindak sebagai Pemimpin Apel adalah Kasatpol-PP dan Damkar Kabupaten Tapin, Mudo Harjuno, SE., MM.


Sementara itu, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S. Sos bertindak selaku Pembina Apel. Dalam amanatnya, beliau membacakan sambutan tertulis Bupati Kotabaru sekaligus mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan kepada Kabupaten Kotabaru sebagai tuan rumah.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotabaru, saya mewakili Pak Bupati mengucapkan selamat datang di Kotabaru Bumi Saijaan dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Satpol-PP dan Damkar Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan yang telah berkenan hadir, ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami yang dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan ini,” ucapnya.


Lebih lanjut, dalam menghadapi musim kemarau, Satpol-PP dan Damkar merupakan garda terdepan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Satpol-PP dan Damkar juga harus ikut andil dalam pencegahan dan penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan.


“Berdasarkan edaran dari Gubernur, hal ini menjadi atensi dan perhatian bagi kita di wilayah masing-masing, terutama Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran yang ada di 13 Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalimantan Selatan,” tambahnya.


Menurutnya, kehadiran Satpol-PP dan Damkar se-Kalimantan Selatan di Kabupaten Kotabaru selain mempererat tali silaturahmi, juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, koordinasi, dan kolaborasi antar Satuan Polisi Pamong Praja dalam menjalankan tugas penegakan peraturan daerah, penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana.


“Kesiapan personel dan prasarana, kemampuan teknis serta koordinasi lintas sektor harus terus kita tingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara cepat, tepat dan profesional,” jelasnya.


Ia juga mengapresiasi seluruh personel Satpol-PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, TNI-Polri, tenaga kesehatan, relawan, serta seluruh unsur pendukung yang selama ini telah menunjukkan dedikasi, loyalitas dan pengabdian dalam menjaga keamanan, ketertiban, memberikan pelayanan penyelamatan, serta melindungi masyarakat.


Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Kotabaru mengucapkan selamat mengikuti Rapat Konsolidasi Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar se-Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.


“Semoga forum yang sangat strategis ini berjalan lancar dan menghasilkan berbagai rumusan, rekomendasi serta langkah-langkah nyata dalam memperkuat sinergi, koordinasi, dan profesionalisme Satpol-PP dan Damkar di seluruh Kalimantan Selatan,” harapnya.


Dengan menjadi tuan rumah, Pemkab Kotabaru menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan Trantibumlinmas di Kalimantan Selatan. Melalui kegiatan ini diharapkan Satpol-PP dan Damkar se-Kalsel semakin solid, profesional dan siap siaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(Red)